Tugas 2 Individu Sistem Operasi
Tugas 2 Individu
§
Batch System
Batch system
adalah dimana job-job yang mirip dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok
kemudian setelah kelempok yang dijalankan tadi selesai maka secara otomatis
kelompok lain dijalankan. Jadi dengan kata lain adalah teknologi proses
komputer dari generasi ke-2, yang jika suatu tugas sedang dikerjakan pada 1
rangkaian akan dieksekusi secara berurutan. Pada komputer generasi ke-2 sistem
komputer masih belum dilengkapi oleh sebuah operasi sistem. Tapi dalam beberapa
fungsi operasi sistem, seperti OS yang telah berkembang pada jaman sekarang
ini. Contohnya adalah FMS (Fortarn Monitoring System) dan IBSYS
Jadi bisa
disimpulkan, bahwa komputer generasi ke-2 ini merupakan generasi pertama
Operasi Sistem.
Contoh sebuah
Batch System adalah sebuah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu
batch processing, transaksi individual dimasukkan melalui peralatan terminal,
dilakukan validasi tertendu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi
transaksi lain, dan kemudian dimasukkan ke dalam sistem secara periodik. Di
waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat
divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-update master file
yang berkaitan
Contoh yang
dapat digunakan dari sistem operasi ini adalah Payroll System yang
digunakan oleh orang luar dan Bank Statement untuk perniagaan bank
secara international
Sumber: https://www.geeksforgeeks.org/types-of-operating-systems/
http://rochmadudinus.blogspot.com/2013/03/definisi-batch-system-multiprograming.html
§
Critical Section
Critical section adalah kode segmen
dimana variable unik dapat diakses. Sebuah spesifik dibutuhkan untuk memenuhi
fungsi critical section, maksudnya hanya satu proses yang dapat dijalankan
untuk mengeksekusi sebuah critical section pada satu waktu. Proses lain
harus menunggu untuk bagian mereka sebelum satu critical section selesai
dijalankan
Proses Critical Section dapat
digambarkan seperti ini
Do { (Entry Section) à Critical Section
à (Exit Section) à Remainder
Section } while (TRUE);
-
Solusi untuk masalah Critical
Section
Sebuah Critical Section butuh sebuah solusi agar tidak
bertabrakan dengan proses lain. Solusi tersebut harus memenuhi persyaratan
dibawah ini:
¾
Mutual Exlusion
Yaitu Pengecualian Bersama, maksudnya hanya satu proses yang dapat berada
dalam critical section. Jika ada proses yang membutuhkan critical
section, mereka harus menunggu unit tersebut hingga selesai diproses
¾
Progress
Progress yang dimaksud adalah jika sebuah proses sedang tidak menggunakan critical
section, maka dia harus tidak boleh menghalangi proses lain untuk mengakses
nya. Dengan kata lain, proses apa pun bisa memasuki critical section
jika tidak ada yang menggunakannya diwaktu itu
¾
Bounded Waiting
Maksudnya
adalah setiap proses memiliki waktu terbatas untuk menunggu, jadi tidak setiap
proses harus menunggu selamanya untuk mengakses critical section
Sumber: https://www.tutorialspoint.com/critical-section-problem
§
Process Control Block (PCB)
Process Control Block adalah sebuah
struktur data yang digunakan oleh OS komputer untuk menyimpan berbagai macam
informasi tentang proses. Dia juga dikenal dengan process descriptor.
Ketika proses dibuat (dimulai atau diinstall), OS-nya membuat sebuah process
control block yang menyesuaikan
Tugas PCB adalah sebagai induk
dalam process management: mereka diakses dan/atau dimodifikasi untuk
beberapa keperluan, lebih tepat nya dengan mereka yang berhubungan dengan
penjadwalan dan majemen sumber daya.
Pada sistem operasi multitasking,
PCB menyimpan data yang diperlukan untuk manajemen proses yang benar dan
efesien. Struktur tersebut bergantung kepada sistem yang menjalaninya, elemen
umum jatuh kepada tiga kategori utama:
·
Process Identification
·
Process State
·
Process Control
PCB harus disimpan didalam area
yang diproteksi oleh memori dari akses proses yang biasa. Pada beberapa sistem
operasi PCB ditempatkan pada awal dari kernel stack pada suatu proses
Contoh PCB antara adalah: Transfomer dan Kapasitor, Kabel insulasi, dll.
Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Process_control_block
§
Distributed Processing
Distributed Processing adalah
pengaturan yang dimana sejumlah individu CPU bekerja dalam program, fungsi,
atau sistem yang sama untuk memberikan kapabilitas lebih untuk sebuah komputer
atau perangkat lainnya
Pada awalnya, microprosesor secara
konvesional terlibat hanya dengan satu CPU pada suatu chip. Sebagai
microprosesor, keahlian teknik dibutuhkan, manufaktur menemukan bahwa untuk
mempercepat suatu proses, lebih dari satu proces dapat digabung sebagai satu
unit. Banyak prosesor modern yang terlibat dengan desain multi-core,
sebagaimana pula rancangan quad-core dipelopori oleh perusahaan seperti Intel,
dimana empat bagian prosesor terpisah menawarkan kecepatan yang tinggi untuk
eksekusi program dan logistik.
Distributed Processing juga dapat
digunakan synonim dari parallel processing, yang dimana program dibuat untuk
berjalan lebih cepat dengan prosesor banyak. Dengan strategi memasukkan lebih
dari satu prosesor pada chip microprocessor, pengguna perangkat keras juga
dapat merangkai berbagai komputer bersama untuk mengimplementasi Parallel
Processing dengan aplikasi yang dikenal dengan Distributed Processing Software.
Konsep Distributed Processing
berjalan dengan hukum Moore, yang menempatkan nomor dari transistor kepada
Individual Integrated Circuit (IC) yang berlipat ganda setiap dua tahun. Teori
ini pun sudah terbukti kuat pada empat dekade terakhir, strategi rekayasa
seperti Distributed Processing juga menambah kecepatan logikal sebuah perangkat
untuk kemajuan yang luar biasa yang dapat membantu performa komputer dalam
menjalankan tugas fungsional
Adapun contoh yang diketahui adalah: Network Telekomunikasi, Network Aplikasi, Parallel Computation, Real-time process control
Sumber: https://www.techopedia.com/definition/3351/distributed-processing
§
Handheld
Handled System termasuk Personal
Digital Assistants(PDAs), seperti Palm-Pilots atau Cellular
Telephones dengan koneksi network seperti Internet. Biasanya mereka
memiliki ukuran tertentu karena kebanyakan perangkat handheld memiliki memori yang
sedikit, processor yang relatif lambat, dan fitur layar yang kecil
Kebanyakan perangkat handheld
memiliki memori sekitar 512 KB dan 8 MB. Alhasil, operasi
sistem dan aplikasinya harus dapat mengelola memori secara efesien. Ini termasuk
mengembalikan semua memori yang telah dialokasikan kembali kepada manajer
memory ketika memori tersebut tidak lagi sedang digunakan
Sementara ini, banyak perangkat
handheld tidak menggunakan teknik memori virtual, sehingga memaksa pengembang
program untuk bekerja sesuai batas – batas memori fisik yang dapat ditempuh
Prosesor untuk kebanyakan perangkat
sering berjalan pada draksi kecepatan prosesor di komputer. Proses yang cepat
membutuhkan kekuatan yang lebih. Untuk dapat mempercepat sebuah prosesor dalam
perangkat handheld maka dibutuhkan baerai yang besar yang harus kerap kali
diganti
Beberapa handheld device
menggunakan teknologi seperti BlueTooth, yang membolehkan untuk remote
access kepada e-mail dan web browsing.
Contoh untuk handheld device ini
antara lain adalah: Smartphone, Laptop, iPad, dll
Sumber: https://www.studytonight.com/operating-system/types-of-os
§
Thread
Pada Komputer Sains, eksekusi
thread adalah rangkaian terkecil dari instruksi yang diprogram yang dapat dikelola
secara independen oleh scheduler, yang biasanya sudah menjadi bagian dari
operasi sistem. Implementasi dari thread dan prosesnya berbeda dari sistem operasi,
namun dalam beberapa kasus sebuah thread bisa menjadi komponen dari sebuah proses.
Thread yang bnayak dari proses yang diberikan bisa dieksekusi bersamaan (lewat
kemampuan multithreading), membagikan sumber daya seperi memori, sementara proses
lain tidak membagi sumber daya ini. Secara khusus, thread dari sebuah proses
membagi kode yang dapat dieksekusi dan nilai dari variable dinamikal nya yang
dialokasikan dan dan variabel global non-thread-local kapan saja.
Pada level kernel, sebuah process
mengandung satu atau lebih kernel threads, yang membagi sumber daya
process nya, seperti memori dan file handles – process adalah bagian
dari sumber daya, sementara sebuah thread adlaah unit dari scheduling
dan execution. Penjadwalan kernel biasanya dilakukan secara berseragam
yang didahulukan atau, terjarang, secara koperatif. Pada level pengguna sebuah
process seperti runtime system dapat mengatur sistemnya untuk menjalankan
ekseskusi multple threads. Jika mereka tidak membagi data, seperti yang ada di Erlang,
mereka secara analogi disebut proses – proses, sementara jika mereka membagi
datanya mereka disebut (user) threads, terlebih jika dijadwalakan lebih
dahulu. Schedule user threads secara koperatif dikenal sebagai fibers;
proses berbeda dapat menjadwali user threads secara berbeda. User threads bisa
saja dieksekusi oleh kernel threads dengan cara – cara variasi (one-to-one, many-to-one,
many-to-many). Istilah “Light-weight process” secara berbeda – beda merujuk
kepada user threads atau kepada mekanisme kernel untuk penjadwalan user threads
kepada kernel threads.
Contoh yang diketahui adalah: Java
thread, POSIX threads, dll; yang dimana sebuah user threads dapat
diimplementasi dengan mudah daripada kernel thread
Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Thread_(computing)
Komentar
Posting Komentar