Apa beda penilitian metode ilmiah dan non-ilmiah?
METODE
ILMIAH DAN METODE NON-ILMIAH
A. PENGERTIAN METODE ILMIAH DAN NON-ILMIAH
1. Metode Ilmiah
Metode ilmiah
adalah salah satu cara sistematis yang digunakan ilmuan untuk memecahkan
masalah yang mereka hadapi. Metode ini menggunakan langkah-langkah sistematis,
teratur dan terkontrol. Metode ilmiah merupakan rangkaian struktur kerja yang
pasti ada
Metode ilmiah
adalah caar untuk membuktikan suatu kebenaran teori dana tau pertanyaan
berhubungan dengan yang akan dikemukakan. Suatu penelitian ilmiah akan dianggap
baik apabila dilakukan dengan struktur metode ilmiah
Contoh :
Perumusan masalah, penyusunan kerangka berpikir dasar teori, penarikan
hipotesis, Hasil ekspremen, Analisis Data, Penarikan Kesimpulan, dan lain-lain
yang menggunakan fakta ilmiah
2. Metode Non-Ilmiah
Metode non ilmiah
adalah sebuah peneilitian yang dilakukan secara asistematik, data yang
dikumpulkan juga secara subjektif yang berasal dari muatan emosi dan perasaan
dari sang peneliti
Penelitian non
ilmiah adalah peneilitian yang coraknya subyektif yang dimana si peniliti
membuat suatu permisalan pada suatu permasalahan dan membuat probabilitas
terhadap kejadian yang dapat terjadi dengan data dan informasi tertentu
Contoh :
Kemungkinan pada suatu bisnis, Hukum Pidana, Pertanian, Komunikasi Massa dan
Bisnis, dan lain-lain.
B. PERSYARATAN SUATU METODE DIKATAKAN ILMIAH
Pengetahuan
penelitian dapat dikatakan ilmiah apabila pengetahuan tersebut memenuhi 4
syarat, antara lain:
1.
Objektif
Artinya pengetahuan tersebut sesuai dengan objeknya,
yaitu bahwa kesesuaian atau dibuktikannya dengan hasil pengindraan, dan bukan
kemungkinan semata
2.
Metodik
Artinya pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan cara-cara tertentu dan
terkontrol, pengetahuan yang didapatkan berasal dari data-data yang terkait dengan
kejadian tersebut, dan kemudian diperoleh dan di analisa sehingga menghasilkan
hasil data yang ilmiah
3.
Sistematik
Artinya pengetahuan ilmiah itu tersusun dalam suatu system, tidak berdiri
sendiri, yang punya keterkaitan dengan kejadian sebelumnya sehingga seluruhnya
menjadi satu kesatuan yang utuh
4.
Berlaku Umum
Artinya pengetahuan itu tidak hanya berlaku atau dapat diamati oleh seseorang
atau oleh beberapa orang saja, tetapi semua orang daapat berekperimentasi dan
mendapatkan hasil yang sama atau konsisten, contohnya ketika seseorang berdiri
di monas dan dapat melihat stadium bung karno, dan orang lain jika melihat dari
ketinggian yang sama juga dapat melihat hal yang sama, maka hal ini berlaku
untuk semua orang yang memiliki kondisi yang sama
Dan jika ada
salah satu saja persyaratan yang tidak terpenuhi, maka metode tersebut tidak
dapat dikatakan metode penilitian ilmiah, dan terjatuh ke metode non-ilmiah
C. PERBEDAAN PENILITIAN ILMIAH DAN NON-ILMIAH
1. Penelitian Ilmiah
Penelitian ilmiah
menggunakan kaidah-kaidah ilmiah yang mengemukakan pokok-pokok pikiran,
menyimpulkan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan pembuktian
ilmiah yang menyakinkan
Disamping itu,
ada 2 kriteria dalam menentukan kadar atau tinggi-rendahnya mutu ilmiah suatu penelitian,
yaitu:
·
Kemampuan memberikan pengertian yang jelas
tentang masalah yang diteliti.
·
Kemampuan untuk meramalkan sampai dimana
kesimpulan yang sama dapat dicapai apabila data yang sama ditemukan di tempat
atau pada waktu lain
2. Peniltian non-ilmiah
Metode non-ilmiah
adalah cara yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Namun dalam
pemecahan masalah tersebut hanya berdasarkan pada pendapat anggapan dari para
ahli piker atau dari para penguasa yang dianggap benar. Padahal anggapan itu
belum tentu dapat dibuktikan kebenarannya
Komentar
Posting Komentar