Tugas 3 Individu
Tugas
Individu 3
Latihan Mereview
Paper/Makalah/Jurnal
Tugas Mata Kuliah Metode Penelitian
Dosen Pengampu: Ibnu Sani Wijaya, S.Kom, M.S.I
Disusun oleh:
NAMA :
WILDAN FACHRIZ
NIM :
8040200081
KELAS :
01PS5
1. JUDUL JURNAL NASIONAL 1
|
Judul |
Sistem Pendukung Keputusan dengan Algoritma Branch
& Bound dan Naïve Approach pada Beberapa Pemesanan Makanan Online |
|
Jurnal |
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi |
|
Volume & Halaman |
Vol. 8 & Halaman 044 – 051 |
|
Tahun |
2022 |
|
Penulis |
Bhustomy Hakim, Fendyanto |
|
Tanggal Review |
21 Oktober 2022 |
|
Reviewer |
Wildan Fachriz |
|
Abstrak |
Jurnal ini
memperlihatkan bagaimana teknologi sudah berkembang yang dimana makanan dapat
dibeli secara online, pelanggan melakukan pembelian secara one-o-one dimana driver yang melakukan
pemesanan dan pengantaran ekslusif, namun hal tersebut dirasa tidak efektif
dimana waktu tunggu yang lumayan panjang sekitar 30 hingga 60 menit yang
dianggap tidak efektif dari sisi kinerja, maka multiple pesanan diajukkan di penelitian ini. Dengan ini digunakanlah
Traveling Salesman Problem untuk
mendapatkan efektifitas terbaik, pada masalah ini dua algoritma dibandingkan
dengan TSP, yaitu Brand&Bound
Strategy dan Naïve Approach.
Ketika menghitung berat masing – masing algoritma, maka akan didapatkan berat
ideal menggunakan Simple Additive
Weighting (SAW), dari hasil penghitungan berat kedua nya maka didapatkan
bahwa Branch&Bound memiliki
efesien dari Naive Approach |
|
Pendahuluan |
Penulis menjelaskan bagaimana era sekarang
sudah maju dan semakin canggih, terutama pada era pandemik yang dimana banyak
kegiatan yang mengandalkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,
termasuk dimana orang sekarang memenuhi kebutuhan makanan tanpa harus keluar
rumah. Menurut Lembaga Demografi FEB UI pada tahun 2021 aktivitas yang paling
sering dilakukan secara online adalah makanan (97%), disusul jasa
pengiriman(76%), dan kemudian transportasi (75%). Paragraf
selanjutnya, penulis menjelaskan bagaimana di Indonesia layanan makanan
online memberikan kontribusi hingga 34% perkapita |
|
Metode |
Pertama penelitian diawali dengan mengumpulkan data
berupa jarak, tingkat kesibukkan, dan skala prioritas yang diambil secara
otomatis. Data yang dikumpulkan selanjutnya ditransformasi sesuai dengan
kebutuhan dari perhitungan dari Simple Additive Weighting (SAW) dimana semua
dikategorikan sebagai atribut benefit dan penerapan Travelling Salesman
Problem (TSP). Kemudian penerapan Travelling Salesman Problem tersebut
dilakukan dengan menggunakan dua algoritma berbeda, yakni: Branch &Bound Strategy
dan Naive Approach. Lalu
dilakukan iterasi dengan perbedaan jumlah pesanan makanan yang setelahnya
dilakukan pencatatan hasil dengan rute yang memiliki bobot tertinggi serta
lama waktu prosesnya. Berikutnya dilakukan evaluasi untuk membandingkan hasil
antara kedua algoritma tersebut. Terakhir, pengambilan keputusan pengambilan
rutenya yang memiliki skot bobot/berat yang tinggi dan nantinya
direkomendasikan ke driver untuk dijalankan sesuai rutenya. |
|
Hasil |
Penulis disini menjelaskan bahwa tujuan
penilitian ini untuk mendapatkan rute terbaik untuk multiple pemesanan online
dengan mengimplementasi dua pendekatan 2 algoritma; Branch&Bound
Strategy, dan Naive Approach dengan beberapa tahapan. |
|
Pembahasan |
Setelah
menuliskan tahapan untuk perhitungan nilai rute, penulis menyimpulkan poin
poin penting dalam penelitian tersebut, Naïve Beyes terbukti memiliki
efektifitas yang lebih baik dibanding Brand and Bound Strategy. Namun
perbedaan efektifitas dapat berubah tergantung total pesanan yang didapat,
cuaca pada saat itu, dan keadaan lalu lintas |
|
Kesimpulan |
Pendekatan Naïve Bayes dapat memberikan rute
karena memiliki skor maksimum. Namun pendekatan ini membutuhkan waktu yang
lama untuk dikembangkan. Namun jika dilihat dilihat dari kompleksitas waktu
dan biaya algoritma maka BranchAndBound Strategy lebih efisien untuk
memecahkan multiple pesanan |
2. Judul Jurnal Nasional 2
|
Judul |
Pengembangan
Learning Management System Menggunakan Framework Codeigniter Dan AngularJS Di
PT. XYZ |
|
Jurnal |
Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information Sytem) |
|
Volume & Halaman |
Vol. 14 & Halaman 15 – 26, Issue 1 |
|
Tahun |
2018 |
|
Penulis |
Denti Denita Putri |
|
Tanggal Review |
22 Oktober 2022 |
|
Reviewer |
Wildan Fachriz |
|
Abstrak |
Jurnal ini
menjelaskan bagaimana Sistem Informasi sudah merupakan hal yang sudah banyak
digunakan bahkan sudah menjadi must-have Pada abstrak
ini penulis memberikan contoh PT. XYZ
yang menggunakan pendidikan dan pelatihan dengan terapan Learning Management System (LMS)
dengan implementasi menggunakan framwork Boostrap, AngularJS, dan
Codeigniter, serta Database Management
System (DBMS) pada MySQL |
|
Pendahuluan |
Pendahuluan
pada jurnal ini menjelaskan tentang fakta bahwa Sistem Informasi adalah hal
yang sangat umum terutama pada globalisasi. Dimana masyarakat secara luas telah
menggunakan gadget atau alat untuk membantu melakukan kegiatan mulai dari
produktifitas hingga entertainment PT. XYZ yang penulis contohkan adalah perusahaan yang memiliki
program utama berupa penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, serta
assesment kompetensi pegawai dengan menerapkan LMS yang merupakan integrasi
dari sistem – sistem yang ada pada PT. XYZ Selanjutnya penulis menjabarkan atribut – atribut yang digunakan
PT. XYZ serta penjelasannya seperti 1. Learning Management System, 2.
Beberapa framework seperti [1] Bootsrap, [2] AngularJS, dan [3] Codeigniter,
dan 3. MySQL sebagai DBMS-nya |
|
Metode |
Metode yang digunakan
dalam penilitian ini adalah System Development Life Cycle (SDLC) merupakan
metodologi umum dalam pengembangan sistem yang menandai kemajuan analisis dan
desain, fase – fase yang ditempuh SDLC adalah: Identifikasi dan seleksi proyek,
Insiasi dan perencanaan proyek, Analisis, Desain, Implementasi, dan
Pemeliharaan |
|
Hasil dan Analisis |
Hasil penilitian
pada jurnal ini menjelaskan tentang proses bisnis LMS yang ada di PT. XYZ merupakan
dasar yang dijadikan acuan untuk melakukan implementasi LMS yang kemudian
akan dibuat analisa dan perancangan menggunakan diagram seperti Flowchart,
Use Case Diagram, Class Diagram, dan Entity Relationship Diagram Flowchart
digunakan pada LMS untuk menggambarkan alur di dalam program secara logika,
Use case diagram digunakan untuk menggambarkan interaksi antara satu atau
lebih aktor dengan LMS yang dikembangkan Proses
perancangan selanjutnya digambarkan dengan class diagram untuk menggambarkan
struktur LMS dari pendefinisian dari pendefinisian kelas – kelas pembuatan
LMS. Class Diagram pada LMS dikelompokkan menjadi 5 bagian, yaitu Master 1, Master 2, Master 3, WO, dan
Penjadwalan Kemudian
Perancangan database pada LMS digambarkan menggunakan Entity Relationship
Diagram. ERD LMS juga dikelompokkan menjadi 5 seperti halnya Class Diagram Lalu setelah
melaksanakan rencana pengujian, pada paragraph terakhir penulis menjelaskan
bahwa penilitian dilanjutkan dengan kasus dan pengujian, dimana dari hasil
pengujian diketahui bahwa pengembangan LMS pada modul master materi yang dikembangkan dapat berjalan sesuai dengan
permintaan dan kebutuhan perusahaan. Langkah terakhir penilitian ini adlaah User Acceptance Test, yaitu pengujian
dari sisi user di PT. XYZ untuk
mendapatkan feedback sebagai
referensi untuk kedepannya. |
|
Kesimpulan |
Pada point ini,
penulis menjelaskan bahwa analisa data terkait LMS sangat berguna untuk
mendukung pengembangnanya. LMS juga dijelaskan bahwa LMS mempermudah dalam mengolah
data master dan data penjadwalan
lab sehinggia kinerja perusahaan lebih efektif dan efisien dalam menyelenggarakan
kegiatan pembelajaran |
Daftar Pustaka
Hakim, Bhustomy. (2022). Sistem
Pendukung Keputusan Dengan Algortima Branch&Bound dan Apporach pada
Beberapa Pemesanan Makanan Online, Tangerang: Universitas Bunda Mulia
Denita Putri, Denti. (2018). Pengembangan
Learning Management System Menggunakan Framework Codeigniter dan AngularJS di
PT. XYZ, Jakarta: Kampus Baru UI Depok
Komentar
Posting Komentar